Ihtiar dan Tawakkal Dalam Bertani — Bagian II
Ihtiar dan Tawakkal Dalam Bertani — Bagian II Tidak musti menguasai semua teknologi dalam bertani. Cukup yang kita ketahui dan diterapkan sesuai pemahaman dan kemampuan. Itulah kebijaksanaan yang sering dilupakan. Banyak orang merasa harus meniru semua cara orang lain, harus mengikuti semua tren, harus menguasai segala ilmu baru — padahal yang Allah titipkan kepada kita secukupnya, jika dilakukan dengan ikhlas dan benar, itulah yang diberkahi. Petani yang sederhana tidak perlu alat paling canggih untuk mendapatkan panen yang berkah. Dia cukup tahu kapan menanam, kapan menyiram, kapan memupuk — dan lakukan itu sebaik yang dia mampu. Kesempurnaan bukan pada kelengkapan alat — tapi pada kebenaran niat dan ketekunan tangan. Tidak usah terlalu sibuk melihat keberhasilan orang lain. Karena keberhasilan kita punya jalannya sendiri. Setiap ladang punya jenis tanah yang berbeda. Setiap benih punya waktu tumbuh yang berbeda. Setiap hamba punya rencana-Nya yang berbeda. Jalan orang lain indah — t...
