Pestisida Nabati Dari Biotani/Biota plus

Pestisida biota plus merupakan pembasmi hama untuk tanaman. Pestisida biota plus lebih cendrung  fokus fokus untuk pencegahan. 

Karena sifatnya nabati berfungsi untuk mengusir hama. Artinya tidak membunuh secara langsung tetapi merusak sistem saraf serangga maupun tikus. 
Apabila suatu lahan yang sudah diserang oleh hama yang melebihi batas ambang ekonomi maka seharusnya dipadukan dengan pestisida kimia. Sebab biasanya ada kecendrungan bagi para petani dalam menangani hama biasanya nanti sudah merusak baru disemprot. Baca juga : fungisida Organik Biota

Hama memiliki tahapan untuk menjadi ulat. Berikut ini  siklusnya:  kupu kupu - telur -larva - kepompong. Siklus yang merusak adalah larva. Larva atau ulat yang memotong bagian tanaman dan diambil sarinya. Dengan memotong tanaman berarti tanaman menjadi rusak. Rusaknya tanaman akan mengurangi produksi. 

Berikut beberapa manfaat dari biota plus adalah memberantas hama penggerek buah dan batang, membasmi kutu loncat dan serangga yang merusak tanaman. Mencegah hama tikus dan tupai pada buah. 

Cara penggunaan: 
  1. Yang parah terserang hama : 30 cc pesnat biota plus dicampur dengan 15 liter air. Lakukan penyemprotan pada buah dan batang yang terserang hama secara merata. Penyemprotan dilakukan setiap 10 hari sampai 4 kali.
  2. Tanaman yang ringan terserang hama: 20 cc pesnat biota plus dicampur dengan 15 liter air. Lakukan penyemprotan pada buah dan batang yang terserang hama secara merata. Penyemprotan dilakukan setiap 10 hari tergantung pada kondisi serangga. 
  3. Gunakan sesuai dosis anjuran untuk menghindari resistensi dan kekebalan hama/pengganggu tanaman.
  4. Kocok sampai merata setiap kali penggunaan
Komposisi : Azadirachtin 320,03 ppm dan Rotenon 0.29%

Komentar

Postingan Populer