Pendapatan Rata-rata Petani Padi Pada Musim Hujan

Pada musim 1 pendapatan petani padi relatif sangat rendah. Hal ini disebabkan oleh berbagai macam faktor. Faktor tersebut diantaranya : faktor petani, bibit, intensitas hujan yang tinggi, hama penyakit, serangan tikus dan lainnya. 

Faktor petani berkaitan dengan ketekunan petani dalam memelihara padinya. Ada petani malas dan ada petani rajin. Petani rajin yaitu senantiasa menjenguk sawahnya untuk menjaga agar tetap terpelihara dengan baik. 

Petani rajin biasanya melalukan pencegahan terhadap serangan hama dan penyakit tanaman. Pencegahan yang dimaksudkan adalah petani melakukan penyemrotan hama setiap 1 minggu sekali. Tujuannya supaya hama tidak berkembang leluasa. Umumnya pestisida memiliki daya tahan kisaran 7 sampai 10 hari. Apabila kita melakukan penyemprotan melebihi 10 hari maka biasanya hama akan berkembang pesat. Baca Juga: Bahaya kelebihan pupuk urea pada tanaman

Kebanyakan petani hanya menyemprot pestisida 3 kali saja sampai panen. Akibatnya hama dan penyakit leluasa berkembang dengan pesat. 

Penyebab hilangnya pengaruh racun dari tanaman adalah sinar mayahari menyebabkan penguapan tinggi, imtensitas hujan yang tinggi menyebabkan racun akan larut akibatnya menjadi hilang. 

Faktor lain penyebab kurangnya hasil panen adalah berlebihnya dalam penggunaan pupuk urea. Pupuk urea sebenarnya diperuntukkan bagi vegetatif tanaman tetapi dalam kenyataan digunakan sampai generatif akibatnya tanaman menjadi lemah. Bahkan ada petani hanya menggunakan urea saja tanpa pupuk lain seperti NPK, pupuk organik dan lainnya. 

Padi yang menggunakan urea saja biasanya batang padi menjadi lemah dan mudah rebah apabila terjadi angin kencang. 

Baca juga : 

Manfaat urea pada tanaman padi 

Jangan memberi urea pada padi setelah berumur 30 hst ke atas

Cara mengatasi padi rebah menjelang panen 

Keadaan padi sawah menjelang masa generatif atau menjelang bunting

Dampak negatif padi ketika kelebihan pupuk  urea

Komentar

Postingan Populer