Pengairan Sawah

Pengairan sawah merupakan hal utama yang harus diperhatikan. Tanpa air yang cukup maka padi tidak bisa tumbuh maksimal. Apalagi diawal pertumbuhan sangat membutuhkan air untuk mencegah tumbuhnya rumput. Air juga dibutuhkan untuk mengangkut unsur hara keseluruh jaringan tanaman. Juga untuk peroses fotosintesis. 

Pengairan yang dilakukan dipersawahan akan sangat membantu petani dalam meningkatkan hasil panen. Hal ini terjadi karena petani bisa panen hingga 3 kali dalam setahun. Sedangkan sawah yang tidak berpengairan akan mudah dialih fungsikan misalnya dirubah jadi perumahan ataupun perkebunan. Apalagi sawah yang kita miliki adalah sawah tadah hujan.  

Baca juga : Cara Meningkatkan Hasil Panen di atas 40 Persen 

Waspada serangan hama wereng coklat pada musim hujan 

Pemberian irigasi pada tanaman padi bisa dilakukan 3 cara diantaranya pengairan berselang, pengairan rotasi dan pengairan kontinyu. Khusus di Indonesia pengairan kontinyu adalah pilihan utama. Tetapi perlu dipahami bahwa tanaman padi bukanlah tanaman yang musti terus tetapi hanya membutuhkan banyak air. Yang penting tanah basah dan tidak terlalu kering. 

Jadi pilihan yang terbaik adalah pengairan berselang. Berselang maksudnya pemberian airnya dilakukan secara berselang. Misalnya 2 hari diisi dan 2 hari tidak diisi. Hal ini akan menghemat air bagi petani. Karena pemberian secara kontinyu bisa membuat air tumpah-tumpah.

Baca juga :

Manfaat dau siri untuk mengatasi serangan hama pada tanaman kita 

Mengusir tikus dengan menggunakan cabai

Pupuk cair cucian beras dan cara pembuatannya

Kendala petani dalam mengelolah usaha taninya 

Komentar

Postingan Populer