Pengaruh Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Tanaman Padi

Salah satu indikator keberhasilan dalam bertani adalah hasil maksimal. Hasil maksimal akan didapatkan apabila mengetahui konsep dan menerapkannya. Konsep tersebut tentu saja berasal dari pengalaman petani dan ilmuan terdahulu. 
Para petani dan peneliti telah membuktikan bahwa apa yang mereka lakukan adalah benar adanya. Kebenaran itu dia dapatkan melalui percobaan yang berulang-ulang. Dari hasil percobaan itulah mereka menemukan konsep. Jadi konsep tersebut akan memberikan hasil maksimal apabila diterapkan. Cara Menangani hama tikus pada tanaman padi 

Salah satu konsep yang bisa kita perattekkan dalam bertanam padi adalah jarak tanam. Jarak tanam sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan perkembangan tanaman. Berbagai elemen yang dipengaruhinya adalah sinar matahari, hama penyakit termasuk seramgan tikus, pertumbuhan gulma serta saat pemeliharaan. 

Tanaman padi yang terlalu rapat akan menyebabkan beberapa hal diantaranya persaingan dalam memperebutkan unsur hara, persaingan dalam fotosintesis, kurangnya matahari yang tembus ketanah menyebabkan hama dan penyakit akan berkembang. Tikus akan menyerang padi walau siang hari karena terlindung dari sinar matahari dan merasa aman. 

Penyakit akan berkembang pesat apabila  terlalu lembab. Bakteri dan virus sangat suka dengan kelembaban tersebut. Kelembaban terjadi karena padatnya tanaman sehingga sirkulasi udara tidak berjalan baik. Begitupula sinar matahari tidak menembus tanah. Baca Juga : Hubungan antara jarak tanam dengan hama dan penyakit tanaman padi

Disamping itu tanaman yang terlalu pada juga bisa menjadi tempat berkembangbiaknya hama atau penyakit. Serangga suka bertelur pada tanaman yang padat. Srangga meletakkan telurnya pada tempat yang terlindung dari sinar matahari. Karena kalau terang biasanya telur susah menetas dan bisa juga kering.

Komentar

Postingan Populer