Manfaat cucian beras untuk tanaman

Air cucian beras mengandung berbagai macam nutrisi (unsur hara) yang bisa digunakan untuk menyuburkan tanaman. Unsur hara tersebut memiliki peranan untuk memperbanyak perakaran, memperkuat batang dan menghijaukan daun. Didalam cucian beras  juga mengandung bakteri yang bisa mengurai bahan menjadi pupuk organik. 

Cara menggunakan air cucian beras untuk tanaman juga sangat mudah. Diantaranya menyiramkan secara langsung ketanaman atau bisa juga disemprotkan. Misalnya apabila kita memiliki cucian beras sebesar 2 liter diencerkan dahulu dengan air biasa. Perbandingan tergantung jenis tanaman yang akan disiram. Mulai 2 air  : 1 cucian beras, bisa juga 5 : 1, atau 10 : 1. 

Bisa juga dilakukan penyemprotan pada tanaman. Penyemprotan bisa dilakukan pada pagi hati atau sore hari. Bisa dicampur dengan pupuk organik lain saat melakukan aplikasi. Pemberian bisa dilakukan 1 minggu sekali. 

Cucian beras bisa juga difermentasi sebelum digunakan. Vermentasi cucian beras menggunakan EM4 sedikit. Tujuan EM4 untuk mempercepat proses vermentasi, karena didalamnya terdapat berbagai mikroba pengurai. Lama vermentasinya biasanya 1 minggu atau lebih. Ciri kalau fermentasi sudah berhasil yaitu ditandai dengan adanya bau cuka. 

Bahan-bahan untuk memfermentasi cucian beras adalah gula 5 sendok, air cucian beras 2 liter, em4 sekitar 100 ml (atau bisa yakult 2 botol). Campurkan semua bahan kemudian simpan dalam wadah dan biarkan tertutup. Setiap hari harus dibuka wadanya untuk membuang gasnya. 1 minggu kedepan vermentasi sudah jadi. 

Silahkan mencoba.

Baca juga : 

Manfaat dau siri untuk mengatasi serangan hama pada tanaman kita 

Mengusir tikus dengan menggunakan cabai

Cara menyemprot padi dengan menggunakan NPK Mutiara 

Membuat perekat pupuk dan pestisida dari telur

Komentar

Postingan Populer